Blaise Matuidi Heran CR7 Tak Pernah Kehilangan Energi

Blaise Matuidi merasa heran karena dirinya seolah melihat CR7 tidak pernah kehilangan energi. Maka dari itu pemain berumur 31 tahun itu menyebut sosok Cristiano Ronaldo seperti sebuah mesin. Pasalnya, striker berkebangsaan Portugal tersebut nyaris tak mengalami kelelahan ketika pemain lain sudah kehabisan energi. Pernyataan Matuidi itu sendiri merujuk apa yang terjadi setelah Juventus melawan Manchester United pada matchday ketiga penyisihan Grup H Liga Champions yang berlangsung di Stadion Old Trafford. Menurut penilaiannya, para pemain Juve yang lain sedianya sudah hampir mati karena begitu kelelahan usai pertandingan melawan Manchester United, begitu juga sehari setelahnya. Tetapi hal yang sama justru tidak dirasakan oleh Ronaldo. Seperti yang dilansir dari RMC Sport, Matuidi menilai Cristiano Ronaldo terus saja bekerja seperti orang tidak waras semenjak bergabung dengan Juventus dari Real Madrid.

Di mana dirinya selalu melakukan yang lebih dibandingkan orang lain dan ketika itu kapten legendaris tim nasional Portugal tersebut mengatakan kepada Matuidi jika dirinya memang harus bisa menjaga perlaku seperti demikian. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika pada usia 33 tahun, dia menjadi contoh bagi para pemain yang lain di dalam skuad serta secara otomatis mampu memberikan rangsangan ekstra kepada Juventus. Blaise Matuidi mengungkapkan bila pengaruh yang dibawa mantan pemain Real Madrid dai Manchester United itu begitu besar dan positif. Ia juga tidak membantah bila Ronaldo merupakan sosok pemain yang memiliki peranan sangat krusial selama 90 menit. Pasalnya, candidat terfavorit untuk kembali merengkuh trofi Ballon d’Or itu sendiri selalu mampu melakukan apa yang orang lain tak bisa kerjakan untuk membantu tim.

Pemain sepak bola berkebangsaan Prancis itu mengklaim, bahkan semua pemain sudah pasti akan merasa dirinya lebih kuat pada saat sudah berada di sampingnya. Dalam hal ini, Ronaldo benar – benar membuktikan diri pantas dipercaya untuk menjadi seorang pemimpin yang sesungguhnya. Sebagaimana yang diketahui, pihak manajemen Juventus memboyong Ronaldo dari Real Madrid pada musim panas 2018 setelah menebusnya dengan mahar 100 juta euro (sekitar Rp 1,7 triliun). Sempat mandul dalam tiga pekan perdana, Ronaldo kini sudah menjelma menjadi mesin gol Bianconeri karena menghasilkan tujuh gol dalam tujuh laga terakhir di Serie A. sementara itu, Matuidi yang kini sudah memasui usia 31 tahun itu sendiri digadang – gadang sudah berencana untuk pensiun dari tim nasional Prancis. Mengenai hal itu, Matuidi mengatakan dirinya bakal mengakhiri karier di level internasional setelah Piala Eropa 2020.

Artikel Terkait :  Griezmann menghasilkan Atlético hasil imbang setelah Ronaldo mencetak gol untuk Real Madrid

Matuidi sendiri telah menjadi bagian dari kesuksesan Juventus meraih gelar Scudetto yang ketujuhnya pada musim kemarin. Bukan itu saja, tetapi eks pemain Paris Saint Germain tersebut juga turut berpartisipasi saat Bianconeri meraih gelar Coppa Italia pada musim yang sama. Serentet prestasi cemerlangnya itu pun seolah tidak cukup sampai di situ saja. Pasalnya beberapa saat setelah mengunci dua gelar domestik bersama Juventus, ia lalu turut berkontribusi besar dalam perjalanan tim nasional Prancis meraih kejayaannya di Piala Dunia 2018 lalu. Meskipun usianya sudah semakin menua, namun Matuidi membuktikan dirinya masih punya kualitas untuk memperkuat timnas. Namun penting disadari juga bila lini tengah Prancis yang perlahan mulai diisi sosok muda bakal membuatnya tersingkir.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme